Senin, 11 November 2013

MISA REQUIEM KONSELEBRASI (MRK) 2013



 SEKILAS INFO TENTANG MISA REQUEIM KONSELBRASI 2013 DI PANTAI MARINA

Minggu, 3 November 2013 langit di atas Pantai Marina sangat cerah, sekitar pk. 09.00 pagi panitia Misa Requiem Konselebrasi 2013 sudah mulai berdatangan untuk mempersiapkan acara yang akan dimulai pk.14.00. Tenda baik untuk panggung maupun untuk umat sudah tertata rapi, dekorasi sudah terpasang dengan baik dan mulai ditambah dengan berbagai tanaman sebagai pemanis dekorasi di panggung.
Suasana disekitar Altar
Bagian paramenta mulai mempersiapkan meja altar dengan dibalut kain warna putih dan bagian perlengkapan menyusun tempat duduk dan juga gunungan mulai di persiapkan. Gunungan yang di hias dengan berbagai  sayur mayur dan buah-buah yang difungsikan sebagai tempat abu dari hasil bakaran lembaran ujub doa dan nantinya dilarung ke tengah laut.
Rumah-rumahan dari kertas disediakan untuk sarana meletakkan lembaran-lembaran ujub yang dibuat menyerupai bendera ukuran kecil. Setelah ditulis dengan nama yang akan didoakan dalam Perayaan ekaristi siang hari ini, lalu ditancapkan di teras rumah tersebut.
Sarana mobil toilet juga kami siapkan dan sejak hari Sabtu sudah standby di tempat, hal ini untuk memenuhi permintaan peserta pada Misa tahun yang lalu di mana mereka merasa kesulitan kalau mau ke toilet, sebab toilet yang disediakan di Pantai Marina letaknya agak jauh dari tempat di mana Perayaan Ekaristi itu dilaksanakan. Panitia juga melengkapi dengan satu Unit Mobil Ambulance lengkap dengan perawat dan seorang dokter untuk bersiaga di lokasi.
Rumah dari Kertas sebagai sarana menampung Ujub doa

Seperti yang sudah-sudah panitia menyediakan armada angkutan berupa bis besar bagi peserta yang ingin mengikuti Perayaan Ekaristi di Pantai Marina namun kesulitan dalam transportasinya. Untuk kali ini sesuai permintaan dari peserta panitia menyediakan 13 bis dari Salatiga ada 2 bis, Girisonta dan juga Ungaran belum dari Paroki-paroki yang ada di kota Semarang disediakan masing-masing 1 bis.
Dengan berjalannya waktu, dan mendekati waktu akan dimulainya Misa tersebut terus berdatangan umat, sehingga tempat duduk yang kami siapkan sudah tidak dapat menampung umat yang begitu antusias untuk bersama-sama dalam mendoakan para kerabatnya yang telah meninggal lebih dahulu akibatnya banyak yang harus berdiri atau duduk di tikar yang juga telah kami persiapkan. Diperkirakan lebih dari 1.000 umat datang mengikuti upacara Ekaristi di siang ini.
Pk.13.50 pembawa acara sudah berada dibelakang podium untuk mengajak umat dalam mempersiapkan diri guna mengikuti Misa yang sebentar lagi akan segera dimulai.
Acara di awali dengan tarian dari adat Bali yang sekaligus menjemput arakan-arakan Misdinar, prodiakon, romo berjalan menuju altar.

Tarian adat Bali menjemput arak2an menuju altar
Tarian adat Jawa

Pada Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Romo Vincensius Wahyu Harjanto MSF, Romo Benardinus Haryasmara MSF dan Romo FX Agus Gunadi Pr.
Homili romo Wahyu dapat kami sajikan sebagai berikut :

Setiap kali kita berkumpul untuk mendoakan arwah, sekali lagi juga diingatkan kepada kita akan pepatah kearifan local, kalau kita di Jawa, ya, kearifan local Jawa.  “ Urip iku mung mampir ……”, serentak umat meneruskan dengan berteriak  “ ngombe “. Ya setiap kali kita diingatkan itu, yang namanya mampir ngombe, ya tidak setahun, tidak lama, yang segera juga akan selesai dan melanjutkan perjalanan.
Rupanya kearifan  seperti ini tidak hanya dalam kelompok budaya tertentu saja tetapi menyeluruh, hampir dikatakan disetiap suku bangsa punya akan kearifan local semacam ini. Dengan demikian menjadi jelas bahwa sebetulnya itu merupakan kerinduan dari setiap insan yang pernah hidup di dunia ini. Setiap orang akan mengatakan : “ Wis mati yo dinengke wae “ . Sudah meninggal tidak ada artinya lagi. SALAH BESAR,  kenapa ? Begitu orang lahir sebetulnya sudah tidak bisa hilang lagi, tercatat dalam sejarah, entah itu tertulis ataupun tidak, dan itu fakta yang tidak bisa diingkari. Oleh sebab itu menjadi maklum, masuk akal, apabila setiap dalam kelompok bangsa-bangsa ada, entah itu bentuknya apa? Upacarakah? Pertemuankah? Doakah? Yang semuanya dimaksudkan mengenang kembali, menghadirkan kembali yang sudah meninggal. Dan itu banyak macamnya, oleh sebab itu Gereja member kesempatan yang sama. Doa Ekaristi, Misa untuk Arwah yang kita buat siang hari ini. Dengan jelas di garisbawahi ketika kita mendengar bacaan pertama dari Kitab Makabe, bahwasanya hubungan mereka yang sudah meninggalkan kita di dunia ini dengan kita yang masih ada di dunia ini, masih ada . Bahkan lebih jauh lagi, kemarin sehari sebelum kita merayakan Misa Arwah ini juga ada hari Raya Para Kudus. Sehingga ada tiga lapisan kehidupan dalam satu kenyataan. Mereka yang hidup mulia di surga adalah para Santo dan Santa, memang untuk ke sananya tidak gampang, namanya masuk surga. Itu semua ya harus bersih, kalau masuk surga masih ada kotoranya itu sorogan namanya. Perlu ada sesuatu dulu supaya orang pantas, oleh sebab itu ada tempat lain yang disebut ‘Api Pencucian’. Apa maksudnya? Maksudnya adalah situasi di mana orang belum pantas masuk dalam Kerajaan Bapa, tetapi ada ticket di kantongnya, itu hanya saja perlu mandi dulu, perlu dandan dulu, masak pakai daster ke pesta? Itu apa, ya tidak bisa, maka masuk akal. Tetapi masalahnya mereka bukan lagi di dunia ini, oleh sebab itu perlu dibantu, lewat apa? Ya doa-doa kita orang beriman.
Kalau kita satu keluarga dijalin satu oleh satu ikatan ‘iman’, yang namanya orang di dalam iman, itu tembus ke-mana-mana, seperti halnya jaringan internet itu lho, walaupun kita di WC pasti kena, jadi jaringan itu begitu luas melampaui batas-batas ruang dan waktu.
Kitapun percaya saudara-saudara kita yang sudah mendahului kita, tidak dibuang, mereka masih menanti saatnya tiba di mana masuk dalam Kerajaan Bapa dengan persiapan dicuci dan dibersihkan. Oleh sebab itu Gereja juga member pada saat kesempatan di bulan Npvember, tanggal 2 di dalam kalender liturgy di tuliskan mereka mempunyai kesempatan umat beriman mendoakan arwah saudara-saudara mereka yang telah mininggal selama 8 hari berturut-turut, kalau tidak keliru dimulai tanggal 1 s/d  8 tanpa henti, itu berarti mendapatkan idulgensi penuh, dan bagi yang mendoakan sebagian akan mendapat idulgensi sebagian. Apa itu idulgensi? Bukan  ‘Getuk’ , itu artinya adalah pengurangan hukuman atas dosa.  Lho!  Sakramen Pengampunankan sudah membereskan dosa?  BETUL!!  Lho, lalu untuk apa? Begini masalahnya, kalau saya nyolong ayam, ya , lalu saya mengaku saya mencur ayam. Yang punya ayam bilang :”Baik, saya ampuni”  Namun Pemilik ayam masih dirugikan, karena ayamnya tidak dikembalikan, ya harus ayamnya dikembalikan; itu namanya ganti rugi – itu harus ada.

Persembahan dalam bentuk roti, anggur, buah, bunga yang dibawa oleh OMK, terasa sangat berbeda karena para pembawa persembahan didandani dengan memakai pakaian adat dari berbagai suku yang ada di bumi Nusantara antara lain ada yang mengenakan pakaian dari suku Toraja, Minangkabau, flores dan dari suku Dayak. 
Iringan pembawa persembahan

Memang ini sangat menarik dan dalam maknanya. Sebelum arak-arakan persembahan berjalan didahului dengan tari-tarian dari  adat suku Jawa dan sekaligus menjemput arak-arakan pembawa persembahan berjalan menuju altar.
Para pembawa persembahan dengan pakaian adat

Pada saat komuni dibagikan ternyata dari langit dikirimkan percikan air, panitia sudah ribut cari payung untuk menghalangi agar hosti tidak kena air. Tapi ternyata hanya sebentar ( dalam hati “ Tuhan memberkati dengan percikan air dari langit” ).
Setelah perayaan Ekaristi selesai  di tutup dengan berkat Meriah dan romo meninggalkan altar dilanjutkan dengan tarian Modern dance sembari panitia sudah mulai membakar ujub-ujub doa dan juga rumah-rumahan ikut dibakar. Tetapi hanya abu dari ujub saja yang dilarung ketengah laut.
Untuk melarung ketengah laut panitia telah menyediakan 1 (satu) kapal yang bisa membawa maximal 100 orang ketengah laut, tetapi untuk aman karena pada umumnya disore hari ombak agak besar maka panitia hanya membolehkan untuk diisi 50 – 60 orang saja.
Rumah2an serta ujud doa di bakar

Acara secara keseluruhan berakhir pada sekitar pk 17.30 . Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah bersedia hadir dalam acara tersebut, selama bertemu pada kesempatan yang lain.

Kamis, 24 Oktober 2013

MISA REQUIEM KONSELEBRASI 2013

Bapak, ibu, saudara/i pencinta Blog Perk. Santa Maria yang dikasihi Tuhan serta kami hormati.

Sehubungan dengan Peringatan Hari Arwah Semua Orang Beriman di bulan November maka Perk. Santa Maria akan menyelenggarakan  MISA REQUIEM KONSELEBRASI 2013. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari : Minggu, Tanggal : 3 November 2013
Pukul : 14.00 ( pk. 2.00 siang )
Tempat : Pantai Marina, Jl. Villa Marina - Semarang
Misa di pimpin oleh : 1. Romo Vincensius Wahyu Harjanto MSF
2. Romo Bernardinus Haryasmara MSF dan
3. Romo FX Agus Suryana Gunadi Pr.

Misa ini akan disemarakan bersama Riana Dancer serta St. Voices
Panitia menyediakan kendaraan / bis (PP) bagi peserta yang kesulitan transportasi.
Bagi yang ingin ikut menabur bunga ke tengah laut bisa ikut dalam kapal yang menuju ketengah hanya kapasitasnya terbatas (daftarkan lebih dahulu kalau mau ikut)
Di lokasi bisa diperoleh bunga tabur. Bawa nama kerabat dekat yang sudah meninggal untuk kita doakan bersama
Kami berharap untuk datang lebih awal guna persiapan menulis ujud.

Sampai bertemu di Pantai Marina.

Rabu, 04 September 2013

BERTAMBAH USIA, TANPA DEMENSIA



KEGIATAN DI PAROKI SANTA MARIA FATIMA – BANYUMANIK

Kegiatan yang mengambil tema “ BERTAMBAH USIA, TANPA DEMENSIA”.
Saat Pendaftaran Ulang
Di hari minggu yang cerah tepatnya pada tanggal 25 Agustus 2013 diadakan kegiatan Seminar Kesehatan. Sesuai undangan bahwa kegiatan di mulai pk. 09.00, begitu antusiasnya umat paroki Santa Maria Fatima – Banyumanik menanggapi undangan dari panitia, banyak peserta yang sudah hadir lebih awal dari panitia sendiri, ya ini merupakan start yang baik berhubung perkumpulan Santa Maria baru pertama kali mengadakan kegiatan di Paroki Banyumanik ini. Dengan makin cepat peserta datang berarti kegiatan dapat segera di mulai. Panitia telah mempersiapkan untuk pemeriksaan lemak secara gratis yang dimulai sebelum kegiatan Seminar dimulai. Tepat pk. 9.00 peserta yang telah datang dapat melakukan pemeriksaan tersebut.

                Seperti pada umumnya seminar, tentu ada pendaftaran ulang ( presentsi ), jumlah peserta yang mendaftar ulang sebanyak 112 orang belum terhitung panitia, kali ini panitia memberikan kepada peserta alat tulis berupa satu bloknote dan 2 ballpoint, ini disiapkan memang dibutuhkan pada saat berlangsungnya seminar yaitu berfungsi sebagai alat peraga untuk berlatih bagaimana menghambat terjadinya demensia pada diri kita.

Bp. Bonifasius Santoso
Romo Kepala didampingi Dewan Paroki serta Nara sumber
              Tepat pk. 10.00 pagi acara pokok segera di mulai diawali dengan salam pembuka oleh MC dilanjutkan doa pembuka dengan harapan semua dapat berjalan lancar, sesuai rencana dan diberkati Tuhan. Bapak Bonifasius Santoso, selaku Ketua Panitia diberi kesempatan pertama untuk menyampaikan  satu - dua patah kata untuk membuka serta menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini, kemudian sambutan kedua giliran romo kepala paroki romo Yosep Supriyanto Pr. sebagai tuan rumah namun  kesempatan ini dimandatkan kepada bapak Lorensius Sri Hadi selaku Dewan Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik, beliau menyambut baik kegiatan ini terutama khususnya bagi yang memasuki usia lanjut.

Bp L. Sri Hadi

Kesempatan berikutnya Perkumpulan Santa Maria menyampaikan sosialisasi kepada seluruh peserta di mana peserta yang hadir tidak seluruhnya anggota PSM, dan juga penting bagi yang telah menjadi anggota mengikuti sosialisasi tentang mengetahui akan hak dan kewajibannya sebagai anggota. Salah satu hak adalah bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang di adakan Perkumpulan yang sangat besar manfaat atau faedahnya, seperti kegiatan ini. Di dalam sosialisasi inipun di beri kesempatan untuk bertanya bagi peserta yang ingin tanya tentang Perkumpulan Santa Maria.



Peserta Seminar dengan semangat tinggi

                Ahkirnya tiba acara puncak dimulai yang langsung dipimpin oleh nara sumber Dr.dr. MC Inge Hartini M.Kes, dokter RS St. Elisabeth Semarang. Sesuai Judul di atas – Bertambah Usia, tanpa Demensia, maka kita perlu tahu apakah Demensia itu ?  Dalam bahasa kerennya Demensia itu adalah PIKUN.
Demensia atau Pikun adalah keadaan dimana seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat dan daya pikir, sulit berkomunikasi karena kemampuan berbahasanya terganggu.
Demensia atau pikun banyak ditemukan pada pasien dengan gangguan vaskuler ( pembuluh darah ), seperti tekanan darah tinggi ( hipertensi ), kolesterol tinggi, diabetes dan jantung.

                Lalu bagaimana mengetahui orang mulai Demensia (Pikun) ?

Ciri-ciri Orang mulai Demensia :
1.   Kesulitan melakukan aktivitas harian, menyiapkan makanan kemudian meletakkannya di meja tetapi ternyata LUPA menyantapnya.
2. Sering salah meletakkan barang sehari-hari seperti meletakkan sesuati di tempat yang tidak semestinya lalu tidak ingat di mana diletakkan.
3.   Kesulitan menggunakan dan menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkan sesuatu
4. Kekacauan arah secara umum seperti tidak mengenali jalan yang biasa dilalui dan sulit mengingat-ingat waktu.
5. Bermasalah dengan Mood dan gejala depresi, misalnya mudah tersinggung, marah-marah, acuh dan tidak peduli terhadap kebersihan diri.
6.  Kemampuan mengambil keputusan menurun misalnya memilih mengenakan kemeja untuk kerja atau kurang waspada terhadap ancaman bahaya.
7.   Mengulang-ulang pertanyaan yang sama, mengulang-ulang pekerjaan yang telah dilakukan
8.  Tersesat di tempat yang sudah sangat dikenal sekalipun.

DR.dr MC Inge Hartini lagi beraksi
Pada kesempatan ini nara sumber menanyakan ke peserta siapa diantara yang hadir ini mempunyai anak lebih dari 5 orang, salah satu dari peserta seorang  ibu tengah baya angkat tangan, yang menyatakan dia memiliki 6 orang anak. Oleh nara sumber ibu itu diminta menyebutkan nama anaknya dari yang sulung sampai yang ke enam, ternyata ibu itu dengan lancar menyebutkan satu per satu nama anak-anaknya, maka menurut nara sumber bahwa ibu ini belum terkena Demensia, itu adalah salah satu cara untuk mengetahui apakah seseorang telah terkena Demensia.

Setiap orang pasti akan memasuki usia lanjut kalau masih diberi umur panjang, kemudian bagaimana caranya agar demensia tidak cepat menyerang kita walaupun kita terus bertambah usia ?

Ada beberapa cara untuk mencegah demensia antara lain :
a      Memelihara diri sendiri
b     Jangan malas melakukan aktivitas fisik atau senam otak secara teratur dan terukur.
c      Tetap bersosialisasi
d      Asupan gizi sesuai dengan usia
e      Berpikiran positip dan menjaga emosi yang baik

Cara mudah senam otak atau melatih Otak :
1       Eight Game
Pura-puralah menulis angka delapan tidur oo atau simbol ? di udara dengan tangan kanan dan tangan kiri secara bersama-sama, berulang-ulang kira-kira 1 menit
2       Thumb Game
Acungkanlah jempol tangan kiri dan kelingking tangan kanan, sambil menyorongkan kedua belah tangan kearah  kanan dan sebaliknya acungkanlah jempol tangan kanan dan kelingking tangan kiri, sambil menyorongkan kedua belah tangan ke arah kiri, lakukan berulang-ulang kurang lebih 1 menit atau bisa ditambah sesuai selera.
3       Pattern Game
Gambarlah pola-pola tertentu di atas kertas kosong, dengan tangan kiri dan kanan secara bersama-sama, ke arah dalam, luar, atas dan bawah ( diacara seminar bisa di praktekkan karena panitia telah menyediakan alat tulis berupa 2 ballpoint dan kertas kosongnya )
4       Specific Crawl
Gerakkan tangan kanan serentak dengan kaki kiri. Kemudian balaslah dengan gerakkan tangan kiri serentak dengan kaki kanan. Idealnya siku tangan kanan menyentuh lutut kaki kiri dan sebaliknya, iringi pula dengan lagu favorit
5       Latihan menggunakan Tangan Kiri
a.       Left-handed handling
      Peganglah gagang pintu dab bukalah pintu dengan tangan kiri
b.      Left-handed brushing
      Gosoklah gigi dengan tangan kiri pada pagi hari. Untuk sore atau malam hari tetaplah menggosok gigi dengan tangan kanan.
c.       Left-handed writing
      Tulislah nama panggilan Anda dengan menggunakan tangan kiri di atas kertas kosong. Cobalah  kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal selamam 14 hari berturut-turut, niscaya Anda akan menemukan keajaiban, di mana pada hari ke 3 Anda dapat menulisnya dengan sangat mudah.
d.      Left-handed signing
      Buatlah tanda tangan Anda dengan tangan kiri di atas sehelai kertas kosong. Cobalah kebiasaan baru ini minimal 10 kali sehari, minimal 14 hari berturut-turut. Niscaya Anda akan menemukan keajaiban, dimanan 2 dari 10 tanda tangan tersebut menyerupai bentuk aslinya.

Tingkatkan MEMORI OTAK dengan bermain, membaca cepat, mengisi teka teki silang, menggabungkan puzzle.


Yang perlu dihindari karena ada 7 penyebab mempermudah terjadinya Demensia :

1.       Makan terlalu banyak.
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar le,aknya tinggii, dapat mengakibatkan mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.
2.       Merokok.
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat.
3.       Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidak seimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak.
4.       Kurang tidur.
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Keku-rangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.
5.       Kurang menstimulasi pikiran.
Berpikir adalah cara paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
6.       Jarang berkomunikasi.
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.
7.       Memikirkan banyak hal saat sakit.
Bekerja terlalu keras atau memaksa untuk menggunakan pikiran saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas otak serta dapat merusak otak.

TIPS
Menjaga Daya Ingat dengan Metode LUPA
.   Latihan : Melatih otak berpikir positip, menulis, bermain teka-teki silang dan kuis
.  Ulangan : Melakukan latihan fisik dan otak secara teratur.
. Perhatian: Memberikan porsi lebih besar pada satu hal dengan meningkatkan konsentrasi saat melakukan kegiatan tersebut.
. Asosiasi: Melakukan interaksi dengan berkumpul bersama dengan orang lain.

Pikun muncul, kalau seorang lansia tidak peduli lagi pada dirinya sendiri.
·         Masa tua bahagia yang diidamkan banyak orang adalah bisa bermain dengan cucu dan mampu mengerjakan segala sesuatu secara mandiri.
·         Menyiapkan masa tua yang berkualitas.
 
Romo juga dapat kenang2an
Kenang2an untuk ibu dokter













 Acara seminar dilanjutkan dengan Tanya jawab, cukup banyak pertanyaan dan semuanya dapat di jawab dengan baik dan salah satu pertanyaan peserta adalah mulai kapan kita harus menerapkan anjuran-anjuran yang dipaparkan di atas? Jawabnya sangat simple yaitu mulai sekarang, walaupun kita belum menginjak usia lanjut? Ya mulai sekarang untuk siapa saja.


Stand Free Drink

Acara di akhiri dengan makan siang bersama sambil mengundi doorprice. Bagi yang tadi belum sempat melakukan pemeriksaan Lemak masih bisa di lanjutkan. Acara selesai keseluruhan waktu menunjukkan hampir pk 13.30. Tapi seluruh peserta pulang dengan sangat puas karena selama mengikuti acara tidak tegang melainkan tertawa terus.

Panitia berpose di depan gambar Mgr. Darmojoewono

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh panitia yaitu pak Santoso, bu Heru, bu Silvi, bu Wiwik dan pak Dwi. Sampai bertemu dilain kesempatan. Berkah Dalem

Selasa, 13 Agustus 2013

BERTAMBAH USIA, TANPA DEMENSIA.

Perkumpulan Santa Maria Paroki Santa Maria Fatima - Banyumanik akan menyelenggarakan Seminar sehari dengan tema :  " Bertambah Usia, tanpa Demensia"  bersama DR. dr. MC Inge Hartini M.Kes.

Semua orang sejalan dengan melajunya waktu pasti bertambah pula usianya, diakui oleh banyak orang bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Demensia ( pikun ) dapat menghinggapi semua orang tapi tidak diusia yang sama, ada yang masih muda sudah menderita demensia tetapi ada pula yang telah usia lanjut baru terserang demensia. Demensia adalah keadaan di mana seseorang mengalami penurunan kemampuan daya ingat atau daya pikir.
Pada kegiatan ini akan disampaikan beberapa tips untuk mencegah demensia menyerang kita terlalu dini, dengan tip-tip yang harus kita lakukan terus menerus akan mampu menunda penyakit tersebut menyerang kita.
Acaranya akan diselenggarakan pada :
Hari / Tanggal :  Minggu, 25 Agustus 2013
Pk. 09.00 - Selesai
Tempat : Gedung  Darmojoewono Lt 2
Jl. Kanfer Raya No. 49
( Gereja Santa Maria Fatima - Banyumanik )
Semarang

Mulai Pk. 09.00 akan dimulai dengan pemeriksaan gratis untuk Pengukuran Kualitas Lemak, Kualitas Otot, Kualitas Metabolisme dan pengukuran Usia Biologis.
Pk. 10.00 di mulai acara pemaparan tentang Demensia oleh dr. MC Inge ( dari RS St. Elisabeth )

Segera daftarkan diri anda secepatnya mengingat tempatnya terbatas.
Pendaftaran bisa hubungi Sekretariat Paroki Santa Maria Fatima - Banyumanik atau ke Perkumpulan Santa Maria di Jl. Citarum Ruko E-1 Semarang ( 024 3544085 ).

Sampai berjumpa di Gedung Pertemuan Gereja Sta. Maria Fatima Banyumanik.

Jumat, 08 Maret 2013

WISATA ROHANI 13


WISATA ROHANI


Guna memperat tali persaudaraan di antara para anggota dan juga untuk mempertebal iman kita akan Yesus Kristus maka Perkumpulan Santa Maria akan mengadakan WISATA ROHANI pada:

                 Hari / Tanggal      : Minggu, 28 April 2013.
                 Kumpul di            : Jalan Citarum Tengah Ruko E-1 Semarang
                 Berangkat            : Pk. 05.30 Tepat.

Tempat-tempat yang akan di tuju :
                        1. SALIB SUCI – Gunung Sempu
                        2. Candi HATI KUDUS TUHAN YESUS GANJURAN
                        3. Gereja St. Fransiskus Xaverius Kidul Loji – Jogyakarta

SALIB SUCI, merupakan satu-satunya tempat di Indonesia sebagai tempat wisata Rohani yang secara khusus berdevosi kepada SALIB SUCI KRISTUS. Dimana Salib Suci memberi inspirasi mendasar tentang hidup Kristiani.
Banyak orang menyatakan mendapat mujizat di tempat ini.

1. Akan diadakan MISA KUDUS di SALIB SUCI bersama Romo FX Murdisusanto Pr.,    Bagi peserta yang ingin menyampaikan permohonan-permohonan dapat dipersiapkan dari awal, untuk          kita persembahkan pada prayaan Ekaristi tersebut.

2. Di sekitar Candi HKTY Ganjuran, kita akan berdoa KORONKA bersama-sama.

Untuk menghilangkan rasa jenuh di rumah, marilah bapa, ibu dan saudara/i bergabung bersama kami untuk memuji Tuhan dan bergembira bersama teman-teman.

Daftarkan diri anda segera pada :

1. Sekretariat Perkumpulan Santa Maria, Jl. Citarum Tengah Ruko E-1
2. Bp. FX Susanto, Jl. Gang Besen No. 46
3. Bp./Ibu Timotius Triyoso, Jl. Patriot 7/H 61-N
4. Bp. WP Hadi Santosa, Jl. Plamongan Indah I 5 No. 3

Tempat terbatas lho !

Bagi yang belum menjadi anggota juga boleh ikut bergabung dengan kami.
Keterangan lebih lanjut dapat hubungi Perkumpulan Santa Maria telp. 024 354 4085

Selamat berkarya, Tuhan memberkati.




Jumat, 09 November 2012

MISA REQUIEM KONSELEBRASI 2012

MISA REQUIEM KONSELEBRASI 2012

PERKUMPULAN SANTA MARIA

Sudah dapat dikatakan “tradisi”, di mana setiap tahun dalam bulan November Perkumpulan Santa Maria selalu menggelar kegiatan Misa Requiem Konselebrasi. Di awali dari tahun 2006 pertama kali Perkumpulan Santa Maria melaksanakan kegiatan Misa Requiem Konselebrasi ini di Gereja SPM Ratu Rosario Suci – Randusari Semarang, berarti telah 7 kali sampai tahun ini perkumpulan Santa Maria mengadakan Misa untuk mendoakan para jiwa – jiwa yang masih berada di Api Penyucian agar segera dapat masuk dalam kerajaan Sorga.

Kereta dari Kertas dipersiapkan untuk menampung ujub doa
  Untuk tahun ini di pilih kembali lokasi Pantai Marina sebagai tempat pelaksanaan acara tersebut. Mengingat dari tahun ke tahun umat selalu begitu antusias dan dengan tekun mengikuti kegiatan ini dari awal hingga selesai.

Pada kesempatan ini Misa Requiem Konselebrasi ini di pimpin oleh empat romo, yaitu Romo Raymundus Sugihartanto Pr. (dari Paroki Weleri ), Romo Aloysius Lioe Fut Khien MSF., Romo Stephanus Heruyanto Widiatmaja Pr., dan Romo Dominikus Bambang Sutrisno Pr. ( dari Jogyakarta).

Hal ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seluruh panitia bahwa keempat romo ini berkenan memimpin upacara Misa Requiem ini. Memang kali ini nuansanya agak beda dengan kegiatan-kegiatan sebelumnya. Nuansa jawa yang kami pilih untuk tampil dalam tahun ini. Semua romo konselebran menggunakan pakaian tradisi Jawa, dan dekorasi juga di buat sedemikian rupa serta musik pengiring dilengkapi dengan seperangkat gamelan yang di datangkan dari Paroki Atmodirono.



Gunungan
 Untuk tahun ini kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 4 November 2012, di mulai pk 14.00. Memang mengadakan kegiatan di luar gedung apalagi kegiatan Misa banyak sekali kesulitannya terutama di waktu musim penghujan. Kami seluruh panitia berharap pada hari pelaksanaan tidak turun hujan dengan kesepakatan selalu berdoa untuk memohon kepada Tuhan agar pada hari H cuaca cerah agar kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai yang kami rencanakan.

Dua hari menjelang hari H yaitu pada hari Jum’at malam hujan turun dengan derasnya di kota Semarang, akibatnya pada hari Sabtu saat di adakan gladi bersih diketahui tempat di tenda sekitar panggung penuh dengan air dan tanah jadi becek berlumpur. Panitia di bagian Perlengkapan berusaha untuk membersihkan, Sabtu sore hujan turun lagi dan dengan usaha keras, hari Minggu pagi mulai di upayakan pembersihan agar nantinya umat tidak merasa terganggu dengan adanya genangan air. Puji Tuhan semua dapat di atasi dengan baik dan cepat, dan syukur pada hari yang telah di nanti-nantikan benar cuaca cerah dari pagi sampai acara selesai dan anginpun tidak kencang selama acara berlangsung.


Sebelum Acara dimulai Panitia bersama Rm Sugih dan Rm Heru
Perarakan mulai bergerak menuju ke Altar


Kegiatan upacara di mulai tepat pk. 14.00 iring-iringan di awali dengan penari-penari ( OMK Katedral – Semarang ), misdinar ( dari paroki Bongsari dan Sambiroto ), lektor ,prodiakon ( dari berbagai paroki di Semarang ) dan terakhir para romo.





Sedikit kami bagikan homili dari romo Dominikus Bambang Sutrisno Pr. Sbb:

DOA BAGI ARWAH
(Khotbah Misa Arwah di Pantai Marina 4 November 2012)

Belajar Dari Injil

Rm. D Bambang sedang berkotbah membuat umat gerrrr
Romo Sugih pun ikut tersenyum-senyum
 Injil Yoh 6:39 Yesus berkata demikian :
(kinanthi) Déné karsané kang ngutus
Ingsun iki aja nganti
Kang diparingaké Ingwang
Nganti ana kang kacicir
Darapon gya Daktangèkna
Ing dina pungkasan iki.

(Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku,
yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku
jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman)

 Kita semua (pada hemat saya malah semua orang) dikehendaki oleh Allah Bapa menjadi HADIAH/PEMBERIAN bagi Tuhan Yesus Kristus. Apa pun keadaan kita, semua adalah kado ilahi/surgawi yang diberikan kepada Kristus. Dengan demikian, dibadingkan dengan segala ciptaan di dunia (barang-benda, tumbuhan dan hewan), manusia mendapatkan martabat ilahi.

 Di dalam Kristus orang tidak akan hilang. Orang akan mengalami keselamatan. Ingat: keselamatan terjadi karena kita menjadi milik Kristus. Dalam hal ini kita harus hati-hati, karena seringkali yang dipakai pegangan utama adalah agama dan bukan Kristus. Bagi para murid Kristus agama (Gereja) dalam Kristus menjadi tanda dan sarana persekutuan mesra dengan Allah dan kesatuan dengan semua orang (Konstitusi Dogmatis ttg Gereja no. 1).

 Dengan beriman kepada Yesus kita mendapatkan keyakinan akan adanya kebangkitan badan dan hidup kekal. Maka persekutuan iman tidak hanya dibatasi dengan yang masih berada di dunia fana. Di dalam doa Aku Percaya kita juga percaya akan “persekutuan para kudus”, yaitu persekutuan dengan yang masih di dunia, dengan yang sudah mulia di sorga dan dengan yang masih dalam perjalanan pemurnian (api pencucian).

Doa untuk Arwah

Umat Katolik menghayati tradisi doa untuk arwah paling tidak secara universal setahun sekali pada tanggal 2 November. Tradisi Katolik ini sebenarnya hanya didasarkan pada Kitab Makabe Kedua, yaitu 2 Mak 12:38-45. Padahal buku Makabe di dalam Alkitab terbitan Protestan masuk dalam buku-buku Deuterokanonika. Maka Gereja-gereja Protestan pada umumnya tidak melakukan tradisi doa arwah. Gereja-gereja Protestan hanya menerima buku-buku Perjanjian Lama yang ditulis di wilayah Israel yang bahasa aslinya Ibrani. Ini sama dengan sikap agama Yahudi. Buku-buku Deuterokanonika ditulis di luar Israel dan kena pengaruh hasil hubungan dialogal dengan budaya dan keyakinan bangsa-bangsa lain. Dengan tradisi doa arwah dalam Gereja Katolik pada hemat saya ada beberapa pokok yang dapat dipetik :

 Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia dan tinggal di tengah-tengah kehidupan dunia manusia (Yoh 1:14). Dengan demikian beriman berarti mengikuti Tuhan Yesus Kristus dalam perkembangan situasi hidup dan budaya setempat.

 Iman akan mendalam kalau melandaskan diri dalam pola budaya masyarakat tempat murid Kristus hidup. Kalau sekarang kita mengadakan doa arwah dalam tekanan budaya Jawa, hal ini bukan untuk menghayati kejawen tetapi untuk makin mengikuti Kristus dengan getar tata hati orang Jawa. Kita menghayati Kristus dalam Gereja Katolik dengan pola hidup orang Jawa (ini juga berlaku dalam olahan budaya lain seperti Tionghoa, Bali dsb).

 Di dalam Tata Perayaan Ekaristi doa arwah juga selalu mendapatkan tekanan sehingga masuk dalam Doa Syukur Agung (DSA). Merujuk DSA II kita mendapatkan tiga kelompok arwah untuk didoakan :

 Arwah yang diujubkan (dalam misa arwah): Di sini umat diajak mendoakan almarhum(-almarhum) yang secara khusus diperingati dan didoakan dalam misa.

 Arwah kaum beriman: Kita diajak mengingat dan mendoakan sanak saudara atau orang dekat atau kenalan seiman yang sudah menghadap Tuhan yang barang kali masih ada dalam keadaan pemurnian. Bagi yang sudah mulia (di sorga), mereka malah mendoakan kita.

 Arwah semua orang: kita diajak untuk ikut berprihatin terhadap siapa pun tanpa pandang golongan yang sudah wafat. Dalam hal ini kita juga diajak mendoakan para arwah yang tidak masuk dalam ingatan orang sehingga tidak ada yang mendoakan agar tidak kebingungan di akhirat sehingga keliru jalan karena mungkin hatinya masih terlalu nempel dengan selera keduniawian.
( Rama D Bambang Sutrisno, Pr. )

Homili yang disampaikan pada saat di Misa membuat banyak umat geerrrr, dan umat merasa senang dan puas akan apa yang disampaikan benar-benar dapat menyentuh hati, namun tidak semua hasil homili romo pada saat itu dapat kami rekam semuanya, tapi minimal para pembaca dapat ikut sedikit mengetahui.


Muda-mudi menghaturkan persembahan

Rm Sugihartanto Pr. menerima persembahan
 Sebelum berkat penutup di lakukan upacara pemberkatan bunga serta ujub-ujub doa sebelum dilarung ke tengah laut. Ujub-ujub terlebih dahulu dibakar dan abunya di masukkan dalam gunungan yang sengaja dibuat bisa dibuka kuncupnya untuk memasukkan abu ujub yang kemudian dilarung bersama dengan kereta kencana terbuat dari kertas yang awalnya di fungsikan sebagai penampung kertas ujub yang telah di isi dengan nama-nama jiwa yang akan didoakan.

Rm. Sugih sedang memberkati bunga & Ujub

Setelah selesai dengan berkat penutup kereta kencana serta gunungan yang telah terisi abu kertas ujub di bawa bersama ketengah laut dengan motor boat yang telah disiapkan. Kami beserta umat yang berdiri di tepi pantai menyaksikan motor boat sampai jauh ketengah laut dengan ombak yang cukup kuat dan akhirnya seluruh muatan berupa gunungan, kereta kencana dan bunga tabur dari umat satu persatu di tumpahkan ke dalam air laut.

Perahu melaju ke tengah laut


Persiapan Pelarungan









Dengan demikian berakhirlah seluruh rangkaian acara Misa Requiem Konselebrasi 2012, Perkumpulan Santa Maria. Semua dapat berjalan lancar aman dan baik.


GAMBAR LAINNYA :

Paguyuban Kerawitan Putri Sekar Mawar (Atmodirono)

Umat yang tak kebagian tempat duduk terpaksa lesehan
Bunda Maria selalu ada di setiap kegiatan kami
Sebagian Umat dengan tekun mengikuti upacara
Akhirnya dengan badan yang lelah dan hati yang senang Panitia bergambar bersama Rm. D. Bambang Pr. dan Rm. R. Sugihartanto Pr. 

Mohon di komentari untuk bahan evaluasi terima kasih dan Tuhan memberkati kita semua.