Kamis, 11 November 2010

MISA REQUIEM KONSELEBRASI 2010



Firman Tuhan dinyatakan di Pantai Marina pada tanggal 7 November 2010.


Minggu 7 November 2010 sejak pagi hari langit di atas Semarang bagian Timur ditutupi oleh awan putih merata, kami dalam hati mulai was-was bagaimana kalau makin siang makin gelap. Walaupun hati bimbang, namun kami tetap tenang mempersiapkan diri untuk berangkat ke tempat lokasi di mana akan diadakan Misa Arwah. Walaupun dianjurkan panitia paling lambat pk 12.00 sudah sampai di lokasi. Namun kami tidak bisa sama dengan yang lain rencana kami akan berangkat pk. 09.00. Kami bersama salah satu panitia sampai di tempat ( pantai Marina) pk.10.00 ternyata di Pantai Marina pagi tadi sekitar pk.07.00 hujan turun deras sekali dan rupanya di Semarang bagian Tengah juga telah di guyur hujan lebat. Kami tiba di sana yang kami jumpai semua masih belum beres meja altar belum di susun bahkan mejanya juga belum ada kami sempat bingung, dekorasi yang kemarin telah di tata rapi ikut kacau karena ada salah satu bagian yang rusak karena tendanya bocor sehingga perlu harus di ganti dan orang dekorpun belum datang dan perlu kami informasikan ke orang dekor bahwa dekor perlu di perbaiki. Tenda-tenda banyak yang perlu di benahi karena hujan pagi tadi, walaupun hujan deras telah turun namun awan tetap menggantung di atas kami. Tak berapa lama berada dilokasi tetes demi tetes air dari atas mulai turun, salah seorang panitia yang berada dekat kami mengucap hujan, hujan. Kami yang mendengar langsung menegor jangan ucapkan kata-kata itu maksud kami janganlah mengeluarkan kata 'hujan' di kala kondisi seperti itu, memang kami tidak pernah mengharapkan akan terjadi hujan pada waktu itu.

Memang ini sudah menjadi kebiasaan bagi kami kalau kami menyelenggarakan kegiatan selalu kami mengajak seluruh panitia melakukan ' ketemu doa' , yaitu minimal sebulan sebelum hari H, panitia selalu doa bersama pada jam dan ujub yang sama yang dapat dilakukan dari tempat tinggalnya masing-masing dengan mohon kelancaran serta kemudahan pada hari H-nya. Tapi mengingat di akhir-akhir bulan Oktober serta awal November cuaca kota Semarang kurang baik dan bahkan sering jatuh hujan, maka pada kamis malam kami berinisiatip untuk menghubungi seluruh Panitia untuk mengajak pada hari Jum'at tanggal 5 November serentak untuk melalukan mati raga berupa puasa 1 hari dan ajakan ini direspond oleh beberapa panitia, dengan permohonan tetap untuk kelancaran dan cuaca pada hari minggu tanggal 7 November tidak turun hujan . Sehari sebelum hari H, panitia beserta pelaku kegiatan berkumpul di Pantai Marina untuk melakukan gladi bersih dan selesai pada sore hari, langit sudah mulai mendung maka hal ini mengingatkan kita untuk bersiap jika pada hari H turun hujan, maka ada yang menganjurkan agar kami Panitia untuk menyediakan payung ada yang minta payung yang besar jangan yang kecil-kecil.
Akhirnya pada waktu berangkat pagi itupun kami tidak membawa payung dan kemarinpun kami tidak memikirkan untuk menyediakan payung, karena kami percaya bahwa tidak ada hujan pada hari H, oleh sebab itu kami menjadi cemas karena yang kami hadapi pada minggu pagi awan menggelantung di bawah langit. Namun sampai acara di mulai tetes air hujan tak pernah turun lagi, bahkan matahari telah memancarkan sinarnya. Suasana ini bertahan hingga acara selesai dengan baik dan peserta juga telah meninggalkan tempat tanpa hujan. Atas kejadian ini kami teringat akan firman Tuhan yang berbunyi: "Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu (Mark. 11:24). Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah campur tangan dalam pekara ini.

Acara Misa dimulai tepat pk. 14.00 yang dipimpin oleh Romo Julius Sukardi Pr.,didampingi oleh Romo Bernadus Haryasmara MSF. serta Romo Synesius Suyitna SJ. dengan dihadiri oleh umat +/- 1.500 orang.






Secara khusus kami mengenang tokoh-tokoh pendiri Perkumpulan Santa Maria yang telah meninggal, yang ikut kami tampilkan foto-foto mereka antara lain : ALm.Rm Simon Beekman SJ., Alm. Romo FX. Khoe Swie Ging SJ., Alm. Romo FX Haryono Pr., Alm. Romo Darmasuwarna MSF. dll.

Di tengah acara kami mendapat informasi dari pengemudi boat yang akan menarik atlet-atlet ski air bahwa gelombang agak besar kemungkinan tak mungkin melakukan demo ski agar hal ini diumumkan lewat mimbar dengan harapan agar umat tidak kecewa kalau gagal acara ski airnya, namun kami tidak memberitahukan hal ini kepada MC, hanya kami mengajak salah satu panitia untuk berdoa agar cuaca tetap baik dan angin juga tidak kuat sehingga air laut bisa tenang (kami juga berdoa kepada Santa Scolastika ) dan akhirnya acara demo ski air berjalan dengan baik.


Ada satu peristiwa lagi yang perlu direnungkan, pada waktu persembahan rencananya akan didahului dengan tarian yang akan dibawakan oleth atlet-atlet Dansa Jateng. Menjelang acara masuk pada homili para penari tidak kunjung datang, kami panitia mulai dibuat cemas, maka kami berusaha mencoba menghubungi HP salah satu dari 4 orang penari, jawaban darinya bahwa mereka sudah berada di Puri Anjsamoro yang menurut kami jarak nya ke lokasi tidak lebih dari 5 menit, sehingga membuat lega sedikit, namun setelah homili selesai para penari juga tidak kunjung tiba dan HP pun sudah tidak di respond. Doa umat selesai belum juga datang , maka tibalah waktunya untuk menghantar persembahan ke altar untuk diserahkan ke Romo tanpa didahului para penari sesuai rencana. Setelah selesai rangkaian persembahan beberapa saat kemudian para penari datang, namun sudah terlambat. Lalu harus bagaimana, kami tidak tahu harus berbuat bagaimana agar penari bisa menyajikan apa yang telah di latih selama ini untuk mengisi di acara misa ini. Secara mendadak pula sebelum acara dimulai beberapa panitia sepakat untuk menggalang dana korban bencana alam khususnya bencana gunung Merapi, dan akhirnya untuk menghilangkan rasa kecewa para atlet dansa Jateng, maka pada waktu dompet peduli bencana Merapi di kelilingkan disertai dengan tarian tersebut. Maka kami teringat akan firman yang berbunyi sbb : " Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman Tuhan". ( Yes. 55:8 ). Sebab menurut hemat kami jika tadi tarian mengawali di persembahan pasti petugas persembahan akan terlalu lama menunggu tarian selesai, dan kalau mengawal kolekte peduli bencana saya pikir pas, jadi benar firman tersebut diatas, dan menurut kami kehendak Tuhanlah yang paling baik terjadi daripada kehendak kita walaupun kadang pahit kita rasakan.


Sebelum Misa di akhiri dengan berkat meriah , romo berkenan memberkati bunga tabur yang akan ditaburkan ( dilarung) ditengah laut dan juga memberkati lilin - lilin kecil yang akan dipergunakan untuk sarana berdoa dalam mendoakan para jiwa kerabat yang telah meninggal yang masih berada di api penyucian agar segera terselamatkan dan berkenan memasuki kerajaan surga. Setelah Upacara selesai di lanjutkan dengan pembakaran kertas-kertas ujub yang abunya akan dilarung bersama dengan bunga tabur oleh para penari-penari ketengah laut.

sebelum penari memulai menaiki banana boats dari sebelah kiri anjungan kita melihat para atlet ski air menunjukan kebolehannya , mereka berputar-putar di tengah laut memeragakan di depan umat yang semuanya sudah berada di tepi laut , suasana sungguh ramai tapi tertib. Penari yang sudah berada di atas banana boat akhirnya sudah sampai di tengah laut untuk menjalankan tugasnya melarung semua apa yang dibawa sertanya dan terus kembali bergabung bersama kami lagi di daratan Pantai Marina.





Dan berakhirlah seluruh rangkai dalam Misa peringatan Arwah orang beriman tahun 2010. Terimakasih Semoga dengan catatan ini bagi Anda yang belum sempat hadir pada kegiatan tersebut dapat sedikit terhibur walaupun tidak mengikuti secara langsung. Dan terima kasih atas segala perhatiannya. GBU

Tambahan gambar :

Kamis, 21 Oktober 2010

KEGIATAN BULAN NOVEMBER 2010


Perkumpulan Santa Maria, dalam memperingati Hari Peringatan Arwah semua orang beriman yang setiap tahunnya jatuh pada tgl. 2 November. Dan berhubung pada tgl. 2 November 2010 jatuh pada hari Selasa, maka Perkumpulan Santa Maria akan mengadakan Misa Requiem di jatuhkan pada hari Minggu tgl. 7 November 2010.

Kegiatan akan dilaksanakan di Kompleks rekreasi Pantai Marina, Misa dimulai tepat pk 14.00.

Misa akan dipersembahkan oleh Romo Julius Sukardi Pr., sebagai Selebran Utama dan didampingi oleh Romo Bernadus Haryasmara MSF beserta Romo Synesius Suyitna SJ sebagai konselebran. Panitia menerima ujub doa bagi jiwa-jiwa yang ingin ikut serta di doakan pada Misa tersebut dan panitia menyediakan lembaran-lembaran ujub yang dapat diperoleh sebelum misa di mulai. Lembar-lembar ujub tersebut untuk satu lembar hanya dapat dituliskan satu nama saja. Dan juga panitia menyediakan bunga tabur. Lembaran ujub setelah didoakan di dalam Misa dan setelah selesai misa akan dibakar dan bersama-sama bunga tabur akan dibawa ketengah laut untuk dilarung dan ini akan di bantu oleh atlet-atlet Ski Air Jateng dan didahului oleh atraksi ( demo ) Ski Air di perairan Pantai Marina.

Oleh sebab itu sediakan waktu untuk datang dan bawa nama-nama dari orang-orang dekat yang telah meninggal untuk kita doakan bersama. Dan panitia juga menyediakan lilin-lilin yang akan diberkati dan dapat di bawa pulang untuk berdoa di rumah untuk mendoakan jiwa-jiwa kerabat dekat kita agar segera dapat diterima di surga tempat yang telah dijanjikan Yesus sendiri kepada kita.

Jumat, 16 April 2010

SARASEHAN BUDAYA TIONGHOA

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada millinium ke 3 ini dirasakan perubahan zaman terlalu cepat. Masyarakat Tionghoa pada khususnya terutama generasi sekarang ini apalagi generasi mudanya khususnya di kota Semarang ini hampir dapat dikatakan sudah tidak peduli atau tak mau tahu tentang pernak-pernik kebudayaannya, banyak warga keturunan Tionghoa melakukan kegiatan tradisi / budaya Tionghoa seperti ritual Imlek, Ceng Beng dan lain sebagainya tanpa mengetahui arti yang dikandung dalam upacara-upacara tersebut. Mengapa ?

Banyak warga keturunan Tionghoa melakukan tradisi ini hanya berdasarkan kebiasaan yang dilakukan oleh generasi sebelumnya tanpa mau tahu makna atau pesan apa yang ada dibalik semuanya itu. Semuanya seolah mengalir begitu saja.
Juga tentang buah semangka yang nampaknya ada keharusan menyediakan buah tersebut jika ada orang yang meninggal. Mengapa ?
Makanan juga sangat menentukan dalam setiap upacara.
Anda penasaran dan ingin mengetahui jawabnya?
Tak banyak orang yang mengerti benar tentang semuanya ini, mengingat terlalu luas dan banyak ragamnya.
Perkumpulan Santa Maria berkenan menyelenggarakan Sarasehan Budaya Tionghoa dengan dibantu oleh para pemerhati Budaya Tionghoa. Untuk itu jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan akan dilaksanakan pada :
Minggu, 2 Mei 2010
Pk. 09.00 - selesai
di Aula Santo Yustinus, Gedung Pelayanan Pastoral KAS lt. 3
Jl. Imam Bonjol No. 172 Semarang
Tema : Pengaruh Ceng Beng pada kehidupan
Pembicara : Paulus Agung Wijayanto SJ
R. Rafael Soenarto
Thio Tiong Gie
Sayang untuk dilewatkan begitu saja kesempatan yang baik ini guna memperdalam pengetahuan tentang seluk beluk Budaya Tionghoa
Hubungi Sekretariat Perkumpulan Santa Maria telp. 024 3544085
Selamat bekerja dan Tuhan Berserta kita.

Senin, 23 November 2009

MISA REQUIEM 2 NOP 2009

Pada hari Senin 2 Nopember 2009 udara kota Semarang sangat cerah, Perkumpulan Santa Maria punya kerja menyelenggarakan perayaan Ekaristi guna mendoakan jiwa-jiwa yang masih berada di Api Penyucian, yang pelaksanaannya berada di sekitar kuburan di Kedung Mundu , tepatnya di areal tempat pembakaran jenazah ( Krematorium ) Kedung Mundu Semarang, menempati bangsal terbuka. Misa tepat di mulai pk 15.00 dipimpin oleh Romo Julius Sukardi,Pr. sebagai Selebran Utama dengan di dampingi oleh Romo Athanasius Kristiono Purwadi SJ dan Romo Petrus Bimo Handoko MSF. Diawali dengan perarakan dari bagian belakang menuju ke Altar di bagian depan dengan di dahului upacara pelepasan 2 pasang burung Merpati Putih. Pasangan burung Merpati melambangkan ikatan kebersamaan persaudaraan yang tak terpisahkan. Burung merpati yang di lepaskan oleh Nuh (Kej. 8: 12 ) menjadi tanda karunia kehidupan dari Allah kepada Nuh dan keluarganya. Pada perjanjian baru, burung merpati melambangkan kehadiran Roh Kudus yang menyertai Yesus sang Mesias (bdk. Mat 3:16 par) saat kerajaan Allah mulai di hadirkan. Pelepasan burung merpati pada misa peringatan Arwah semua orang beriman ini diharapkan kita para peserta dapat dengan ikhlas/tulus melepas jiwa-jiwa dari saudara/i kita yang telah mendahului kita untuk menuju pada kehidupan kekal (baru) yang telah dijanjikan oleh Yesus sendiri sebagai Tuhan dan Pengantara kita, dan juga dengan penuh harapan agar jiwa-jiwa yang kita doakan ini juga mampu lepas dari segala ikatan dosa yang pernah dibuatnya di masa hidupnya. Setelah pelepasan burung merpati perarakan dilanjutkan menuju altar.


Pada umumnya dalam Misa Arwah, ujub-ujub selalu dibacakan di atas mimbar, namun kebiasaan dari Perkumpulan Santa Maria tidak melakukan pembacaan ujub, melainkan semua ujub dikumpulkan dan setelah di doakan dan diberkati oleh Romo bisa dibawa pulang untuk di taruh di altar di rumah atau di tempel di dinding rumah sebagai tanda atau kenangan tersendiri (ini pada peringatan arwah th 2006 dan 2007 di gereja Kathedral ) dan ada yang di larung ke laut (ini pada peringata arwah th 2008 di pantai Marina) untuk kali ini th 2009, ujub-ujub kita satukan dalam sebuah replika kereta berkuda berapi , setelah kita doakan dan diberkati oleh Romo kita bakar bersama. Mengapa menggunakan kereta berkuda ? Ini merupakan simbol agar ujub-ujub ini bisa sampai ke Bapa Tuhan kita dengan di hantar melalui kereta berkuda itu, dengan menghayati waktu Nabi Elia menuju ke surga dihantar oleh sebuah kereta berapi (II Raja-raja 2:11).



Dalam homili singkatnya Romo Sukardi menjelaskan bahwa dalam Misa Peringatan Arwah ini kita semua mempunyai tujuan yang sama yaitu mau mendoakan para kerabat, saudara, famili, keluarga dekat kita yang telah mendahului kita agar dapat di ampuni dosanya dan diselamatkan jiwanya. Disadari oleh kita semua bahwa jiwa-jiwa dari orang-orang yang telah meninggal tidak dapat menolong jiwa sendiri dan perlu bantuan orang-orang yang masih hidup untuk menolong mereka semua. Lha pada perayaan misa ini pihak panitia memberi kesempatan bagi yang menghendaki untuk dapat pesan replika koper beserta isinya yang terdiri dari pakaian dan juga ada sepatu dan lain-lain yang mana ini tradisi dari budaya Tionghoa dimana orang-orang yang ingin
memberi pada leluhur atau keluarga yang telah meninggal dapat dinyatakan dalam membakar benda-benda tersebut yang terbuat dari kertas. Menanggapi hal ini menurut romo J Sukardi tidak menjadi permasalahan karena menurut hematnya bahwa semua ini merupakan wujud keinginan seseorang untuk menolong jiwa-jiwa yang membutuhkan pertolongan, namun wujud yang paling ampuh untuk menolong jiwa-jiwa yang masih berada di Api Penyucian adalah kurban dalam Misa kudus ini.
Misa pada sore hari itu yang dihadiri oleh sekitar 500 umat ditutup dengan berkat meriah dan di lanjutkan pembakaran ujub beserta koper-koper. Pembakaran pertama dilakukan oleh romo J Sukardi dan dilanjutkan oleh para umat dan sekitar pk 17.30 umat sudah mulai beranjak pulang




















Terima kasih atas perhatiannya, sampai bertemu pada peristiwa yang lain yang lebih menarik. Tuhan memberkati kita semua. Amin








Rabu, 28 Oktober 2009

MISA REQUIEM KONSELEBRASI

Perkumpulan Santa Maria akan menyelenggarakan Misa Rquiem Konselebrasi bertepatan dengan Hari peringatan Arwah semua orang beriman. Kami berharap siapa saja yang ingin mendoakan anggota keluarganya yang telah meninggal dapat hadir pada acara ini yang akan kami adakan pada :
  • Hari / Tanggal : Senin , 2 Nopember 2009
  • Jam : 15.00 ( 3 sore ) tepat
  • Tempat : Krematorium Kedung Mundu Semarang
  • Selebran Utama : Romo Julius Sukardi Pr. di dampingi Rm Athanasius Kristiono P. Sj dan Romo Petrus Bimo Handoko MSF.

Dimohon datang lebih awal, guna persiapan ujub dan tidak menghadapi kemacetan menuju ke lokasi. Disediakan transportasi bagi yang kesulitan transportasi. Dipersiapkan di tiga titik yaitu di depan gereja Kathedral, di Gg. Pinggir dan di kantor Santa Maria di Jl. Citarum Tengah

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi banyak orang.

Terima kasih dan Tuhan memberkati.

Senin, 27 Juli 2009

KEGIATAN DALAM BULAN AGUSTUS 2009

Tgl. 2 Agustus 2009 ( Minggu )

Akan dilaksanakan Seminar Kesehatan
Judul : AGING NATURALLY ( Menua Secara Alami )
Pembicara : dr Novie Widjaja
Dilaksanakan di Gedung Panti Mandala, Jl. Atmodirono No. 8 Semarang
mulai pk. 09.00
Fasilitas : Pemeriksaan Kesehatan meliputi :
1. Pengukuran Kualitas Lemak
2. Pengukuran Kualitas Otot
3. Pengukuran Kualitas Metabolisme
4. Pengukuran Usia Biologis
5. dll

Juga ada konsultasi Dokter

Hiburan : Sulap oleh Bruder CSA

Pastikan Anda mengikuti acara ini dengan mendaftar ke no telp 024 3544085


Tgl. 14 Agustus 2009 ( Jum'at)

Akan diselenggarakan Perayaan Ekaristi (Ngalap Berkah)
di Pimpin oleh Rm Gregorius Utomo Pr.
(dari Paroki Ganjuran )
Dilaksanakan di Gedung Sukasari ( Samping Gereja Katedral - Randusari Semarang)
pada pk 18.00 ( Jum'at sore )
Yang berminat mohon hadir 30 menit sebelum acara dimulai.
Disediakan : 1 Ngalap berkah bersama
2 Air terberkati Tirta Perwitasari ( dari Hati Kudus Tuhan Yesus ganjuran )

Demikian agenda kegiatan pada bulan Agustus 2009

Sabtu, 28 Maret 2009

CANCER

PENYEMBUHAN & PENCEGAHANNYA.

Dalam kondisi darah dengan pH basa, sel kanker tak bisa tumbuh, atuapun berkembang. Bahkan sel kanker yang ada bakal menjadi mati sendirinya.
Ada beberapa kasus nyata yang terjadi dan sangat penting. Mohon baca dengan sabar dan sampaikan kasus tersebut kepada orang lain. Jika anda sudah membacanya, ulangi baca kembali, terutama menu berkaitan dengan makanan yang ber pH asam dan ber pH basa. Bacalah beberapa kali supaya bisa nmengingat menu makanan tersebut. Sekali lagi mohon baca dengan penuh sabar. Ini sangat bermanfaat untuk keshatan Anda sendiri dan juga keluarga.
30 th yang lalu, Mr Zhang bekerja di Departemen Penjualan Umum PT Taipei Brewery. Beliau telah mengikuti Ujian Seleksi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, dan beliau lulus dengan nilai tertinggi. Kasihan, sebelum beliau berangkat, dilakukan pemeriksaan kesehatannya di Rumah Sakit umum dan ditemukan tumor ganas di dalam paru-parunya, sebesar kepalan tangan seorang anak. Dengan demikian, harapan melanjutkan pendidikan di luar negeri jadi pupus.
Mr. Zhang merasa sangat kecewa. Dia menduga bahwa hasil pemeriksaan itu mungkin bisa salah. jadi dia lalu pergi ke rumah sakit lain untuk memeriksankan kembali, tetapi hasil pemeriksaan kali inipun positif juga. Maka Mr. Zhang, yang masih muda, putus harapan setelah dikonfirmasi bahwa dia benar-benar terkena penyakit kanker paru-paru. Dia pun menelpon beberapa kali kepada Mr Wei, teman sekelasnya, yang bertugas sebagai sekretaris Walikota Daerah Huangsun, Pemerintah Wilayah Taidong.
Setelah mendengar berita sedih dari Mr. Zhang, kemudian Mr. Wei pun langsung berangkat ke Taipei pada hari Minggu menemui Mr. Zhang, dengan putus harapan dan sangat pesimis, memberitahukan Mr. Wei hal penyakit yang buruk itu dengan panjang lebar, dan meminta temannya membantu mengurus hal-hal pribadinya jika dia meninggal dunia. Mr. Wei lalu teringat teman baikny, Dr. Lu, yang memimpin Rumah Sakit Maie pada tahun 1949-55. Beliau adalah seorang peneliti dan spesialis penyakit kanker.

Dia minta Mr. Zhang menjumpai Dr. Lu untuk pengobatan dengan segera. Pada awalnya Mr. Zhang tidak mau berkonsultasi dengan dokter lagi, dia merasa nantinya hasil pemeriksaan baru akan menambah kesedihan untuknya. Tetapi kata Mr. Wei sudah buat janji dengan Dr. Lu. Jadi Mr. Zhangpun merasa wajib menemui Dr. Lu dengan didamping Mr. Wei.
Waktu bertemu, Dr. Lu berkata, " Mr. Wei adalah teman baik saya. Boleh dikatakan perkenalan ini merupakan satu pertemuan yang sangat baik. Saya mau bertanya kepada kalian, kenapa penyakit kanker disebut penyakit yang mematikan ?" Mr. Zhang dan Mr. Wei tidak bisa menjawab.
Dr. Lu menjelaskan, "Sampai saat ini cuma ada 2 cara digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Yang pertama harus menghilangkan (mematikan) bibit/sel penyakit kankernya. Yang kedua meningkatkan kekebalan tubuk untuk melawan penyakit / sel kanker. Nah walaupun Cobalt 60 atau obat-obatan lain digunakan, mengherankan sekali, sebelum sel kanker mati, obat-obatan itu terlebih dahulu mematikan sel sehat. Kemudian apapun gizi atau suplemen yang dimakan, sel kanker dengan cepat melahap gizi atau suplemen tersebut sebelum sel sehat menyerapnya. Ini mengakibatkan sel kanker berkembang cepat dalam tubuh. Dengan demikian, boleh dikatakan kedua cara pengobatan ini akan gagal dan menyebabkan kematian."
Dr. Lu meneruskan, "Manusia adalah makhluk yang paling cerdas dan telah sukses mengantar angkasawan ke bulan. Kenapa tidak ada seorangpun yang bertanya kedua cara pengobatan penyakit kanker tersebut gagal terus dan penyakit kankernya tetap menyebabkan kematian, dan manusia tidak mengusahakan dengan cara pengobatan yang ke 3 ?. Waktu saya buat penelitian klinis di Rumah Sakit Majie, ada banyak kesempatan untuk saya bekerja sama dengan kolega yang sering membantu saya. Pendapat saya, 100% dari hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan darah ditubuh pasien kanker menunjukkan kada pH nya asam.

Ternyata rahib dan nun yang tinggal dilingkungan yang hanya makan sayur mayur (vegetarian) selama hidupnya, darah mereka rata-rata dalam kondisi darah ber pH basa yang rendah dan tidak ada satupun diantara mereka terdeteksi adanya penyakit kanker. Dengan demikian, saya berani berpendapat balam kondisi darah ber pH basa yang rendah, sel kanker tidak akan tumbuh ataupun berkembang.
Mr. Zhang, saya sarankan bahwa mulai sekarang kamu mengurangi makanan daging dan mengkonsumsi makanan sayur-sayuran. Kamu bisa makan ganggang hijau dan sup kenari. Mengubah kondisi tubuh dan mencoba serius cara hidupd didalam lingkungan alam. Jika kamu bisa hidup dalam 5 tahun ini, kamu sudah aman. Kamu akan bernasib baik."

Mr. Zhang mengikuti nasehat Dr. Lu dengan serius untuk merubah kebiasaan pola makan. Setiap hari dia makan ganggang hijau, minum sup kenari dan membuat dia optimis melakukan olahraga yang cukup. Satu tahun kemudian, dia melakukan pemeriksaan kesehatannya di rumah sakit yang sama. Dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tumor kanker tidak bertambah besar tetapi semakin mengecil. Ini adalah satu keajaiban untuk staff rumah sakit yang memeriksa dia. Lima tahun kemudian, tumor kanker hilang seluruhnya. Sekarang sudah hampir 40 tahun kesehatan Mr. Zhang benar-benar sudah normal dan kehidupannya sangat menyenangkan.

Setelah kasus Mr. Zhang, Mr Chen Tianshou, seorang mantan Kepada Administrasi Umum di Rumah Sakit Provinsi Taidong, juga di diagnosa terkena penyakit kanker paru-paru. Saat diketahui Mr. Wei, dia menceritakan kepada Mr. Chen apa yang terjadi kepada Mr. Zhang.
Mr. Chen pun mengikuti rekomendasi Dr. Lu untuk merubah pola makan sama seperti yang dilakukan oleh Mr. Zhang. Dan akhirnya, Mr. Chen pun sembuh dari penyakti kanker.

Pada saat itu, Dr. Lu dan keluarganya sudah migrasi ke Amerika. Waktu dia pulang ke Taiwan dan bertemu Mr. Wei, diberitahukan kabar kesembuhan Mr. Zhang dan Mr. Chen. Mr. Wei mengusulkan kepada Dr. Lu supaya Mr. Zhang dan Mr. Chen melapor sendiri tentang kesembuhannya. Diharapkan Dr. Lu bisa menerbitkan satu pelaporan metode penyembuhan penyakit kanker dengan cara merubah pola makan.
Dengan rendah hati, Dr. Lu menjawab, "Saya sudah usia tua dan tidak ada catatan klinis untuk dua kasus ini. Beritahukan aja kepada eman-teman dan famili, dan jika mereka setuju, mereka dapat menyampaikan / menyebar-luaskan juga kepada orang lain yang membutuhkan pengobatan".
Siapapun harus menjaga sendiri kesehatannya dan juga mau peduli dengan kesehatan orang lain.
Sebanyak 85% pasien kanker, drahnya menunjukkan ber pH asam yang tinggi di dalam tubuhnya. Darah orang sehat mestinya ber pH basa yang rendah, yaitu kisran pHnya 7.35-7.45
Darah bayi juga begitu, dalam kondisi ber pH basa yang rendah.
Dengan bertambahnya usia, maka orang dewasa darahnya menjadi lebih ber pH asam tinggi secara alami.
Menurut penelitian yang dilakukan terhadap sample darah 600 orang pasien penyakit kanker, sebanyak 85% diantara mereka menunjukkan ber pH asam yang tinggi. Bagaimana menjaga darah yang ber pH basa rendah adalah langkah yang pertama untuk menghindari penyakit kanker.
Kondisi darah ber pH asam menggambarkan hal-hal sebagai berikut:
1. Kulit tidak bersinar
2. Penyakit kaki karena kutu air
3. Cepat merasa lelah setelah olahraga ringan dan mengantuk begitu diatas / naik bis
4. Setelah naik turun tangga mudah terengah-engah
5. Gemuk dengan perut buncit
6. Lamban bergerak dan lesu

Mengapa kondisi darah dalam tubuh bisa berubah menjadi ber pH asam?

1. Terlalu banyak meminum susu dan memakan mentega dan keju
Misalnya:
  • Daging, makanan seperti susu, mentega, keju, telur, daging sapi, daging babi dll. adalah makanan yang ber pH asam.
  • Terlalu banyak makanan ber pH asam akan menyebabkan pH darah menjadi lebih asam dankental, sehingga peredaran darah tidak lancar hingga ke ujung pembuluh darah, mengakibatkan kaki / lutut gampang terasa dingin, bahu berat dan susah tidur.
  • Untuk orang berusia muda boleh mengkonsumsi daging dengan porsi yang wajar tetapi untuk orang-orang tua, akan lebih baik mengkonsumsi sayur-sayuran dan ikan dengan posrsi kecil.
2. Kehidupan (pola hidup) yang tidak teratur menyebabkan kondisi fisik berdarah ber pH asam
  • Kehidupan tidak teratur atau stress menyebabkan tekanan terhadap fisik dan mental
  • Menurut statistik, orang yang terlambat tidur kemungkinan diserang penyakit kanker 5 kali lebih besar dibanding dengan orang yang tidur tepat waktu.
  • Manusia pada dasarnya hidup secara teratur di dunia ini. Tidak boleh mengakumulasi tidur dalam waktu yang lama dan juga memakan makanan dalam jumlah yang banyak dijadikan sebagai cadangan dan tidak boleh hidup melawan ritme alam.
  • Organ-organ dalam tubuh manusia dikontrol oleh syaraf autonomi. Pada siang hari adalah aktivitas utama dari syaraf simpatik dan pada waktu malam hanya syaraf para-simpatik yang berfungsi. Jika aturan ini terganggu dan diputar balikkan retme-nya, maka akan menghadapi semua jenis serangan penyakit.
3. Gugup, tegang atau emosional yang tak terkendali.
  • Tekanan yang disebabkan oleh kehidupan / lingkungan sosial.
  • Tekanan mental atau yang berkaitan dengan stress yang ditimbulkan oleh pekerjaan
  • Untuk orang yang mendadak terlepas dari penderitaan tekanan mental, kemungkinan bisa mengakibatkan kematian. Ini disebut ketidak sempurnaan sindrom fungsi korteks adrenalin.
4. Tekanan / stress secara fisik
  • Sebelum opersai, perlu memeriksa apakah korteks ginjal berfungsi secara normal?. Jika korteks adrenalin bocor atau tekanan yang diakibatkan oleh operasi melebihi kemampuan korteks adrenalin maka akan mengakibatkan kematian atau dampak yang berlawanan
  • Jika muka pasien membengkak, perlu menanyakan secara rinci kepada pasien riwayat penyakitnya dan status pengobatannya atau riwayat konsumsi obatnya. Untuk pasien yang dalam pengobatan hormon korteks adrenalin, perawatan / perhatian ekstra perlu diberikan ketika menjalani perawatan akupuntur.
  • Menghindari tekanan oleh karena terlalu capek bekerja atau berolahraga, begadang main Mahiong ataupun menyetir sepanjang malam.
Lampiran : Bahan makanan yang ber pH asam / basa
  1. Makanan yang ber pH asam tinggi : kuning telur, keju, roti manis, telur ikan, minyak ikan dll
  2. Makanan yang ber pH asam sedang : daging(paha) babi yang diasinkan (ham), daging bagi yang diasin dan dikukus (bacon), daging ayam, ikan cumi-cumi, daging babi, belut , daging sapi, roti, gandum, mentega, dging kuda.
  3. Makanan yang ber pH asam rendah : nasi putih, kacang, bir, alkohol, tahu goreng, rumput laut, remis besar (kerang), ikan gurita, ikan janggut (berkumis) dll.
  4. Makanan yang ber pH basa rendah : kacang merah, lobak, apel, sayur kubis atau kol, bawang, tahu dll.
  5. Makanan yang ber pH basa sedang : lobak kering, kacang kedele, wortel, tomat, jeruk, labu, buah delima, putih telur, prem kering, jeruk limun, bayam dll.
  6. Makanan yang ber pH basa tinggi : buah anggur, daun teh, minuman anggur, taoge laut, ganggang laut dll.
Khususnya jenis ganggang hijau mengandung banyak zat hijau daun (chlorophyl) sebagai makanan kesehatan yang sangat baik dan ber pH basa tinggi. Jangan terlalu banyk minum teh tetapi sebaiknya minumlah teh pada pagi hari.

Adalah menjadi berkat bagi Anda jika menyampaikan atau mengirimkan artikel ini kepada teman, famili, sanak saudara dan siapa saja. Terima kasih dan Tuhan memberkati Anda !